Tekno dan Fotografi

Post Top Ad

Post Top Ad

Saturday, April 15, 2017

7:59 PM

Nintendo Switch versi Mini Diprediksi Rilis Pada 2019

Nintendo Switch Mini Meluncur 2019

Nintendo saat ini boleh dibilang tengah kegirangan. Pasalnya, hybrid console buatannya, Switch, sedang laku keras di pasaran. Sebuah grup riset SuperData mengungkap bahwa perangkat tersebut saat ini telah terjual sebanyak 2,4 juta unit di seluruh dunia. Padahal Nintendo baru saja meluncurkan Switch sebulan yang lalu.

Dengan pencapaian tersebut, muncul sebuah prediksi bahwa perusahaan asal Jepang itu akan menghadirkan varian lain dari Nintendo Switch. Perusahaan di bidang investasi dan perbankan, Citigroup Inc mengatakan, bahwa akan ada Nintendo Switch versi ringan yang disebut Switch Mini.

Prediksi Citigroup Inc berdasarkan pada desain Swtich saat ini yang tergolong bongsor dan berat. Meski digunakan sebagai perangkat portable yang mudah dibawa ke mana saja, namun ukurannya masih terlalu besar jika digunakan oleh anak-anak. Pihaknya pun memprediksi bahwa konsol tersebut akan diluncurkan pada Maret 2019.

"Meskipun Nintendo Switch digunakan untuk perangkat handheld, kami pikir anak kecil akan kesulitan menggunakannya dengan nyaman karena ukuran dan bobotnya. Dengan demikian, kami pikir Nintendo akan merilis Switch yang lebih ringan dengan kemungkinan dinamakan Switch Mini," ungkap Citigroup Inc yang dikutip dari Bloomberg, Sabtu (15/4/2017).

Alasan perusahaan tersebut memang ada benarnya. Jika dibandingkan dengan portable console milik Sony, PlayStation Vita, Nintendo Switch memang memiliki tubuh yang bongsor dan bobot yang lebih berat. Berdasarkan uraian situs resminya, PS Vita memiliki dimensi 183,6 x 85,1 x 15 mm dengan berat 219 gram.

Sementara itu Switch memiliki dimensi 102 x 239 x 13,9 mm jika dipasangkan dengan Joy Controller. Bobotnya, yakni 297 gram dan akan lebih berat jika ditambah controller yakni menjadi 398 gram. Perbedaan ukuran keduanya sebanding dengan penyajian layar. Jika PS Vita memiliki luas layar 5 inci, maka ukuran layar Switch lebih lega yakni 6,2 inci.

Selepas kabar laris manisnya konsol Switch di pasaran, saham Nintendo pun langsung mengalami kenaikan. Berdasarkan laporan pada Jumat (14/4/2017) di Tokyo, saham perusahaan tersebut naik sebesar 2,1%. Nintendo diketahui berhasil menjual 906.000 unit Switch yang berada di kawasan Amerika Serikat.

Meski tak memprediksi harga Nintendo Switch versi Mini, namun Citigroup Inc memperkirakan akan ada 6,7 juta perangkat Switch Mini yang terjual di 2019 jika benar-benar direalisasikan. Di periode yang sama, perusahaan juga memperkirakan konsol Switch yang ada saat ini akan terjual sebanyak 25,7 juta unit.


Sumber: Bloomberg (Foto: PC Advisor) 

Friday, April 14, 2017

2:18 PM

Nintendo Hentikan Penjualan NES Classic Edition

Nintendo hentikan pejualan NES Classic Edition

Setelah merilis hybrid console Switch, Nintendo kini menghentikan penjualan dari konsol Nintendo Entertainment System: NES Classic Edition. Dalam keterangan resminya, perwakilan dari perusahaan menyatakan bahwa penjualan terakhir konsol tersebut akan berakhir April ini. 

"Sepanjang April, wilayah Amerika Selatan akan menerima pengiriman terakhir Nintendo Entertainment System: NES Classic Edition untuk tahun ini. Kami memberitahukan kepada siapa saja yang tertarik dengan sistem ini untuk memeriksa ketersediaan di outlet retail setempat," ungkap Nintendo dikutip dari IGN, Jumat (14/4/2017).

Nintendo juga mengatakan permintaan maafnya kepada konsumen karena sulitnya mendapatkan konsol tersebut saat ini. Pihaknya telah menerima banyak masukan dari pengguna NES Classic Edition dan mengucapkan rasa terima kasihnya atas perhatian mereka terhadap produk tersebut.

Sayangnya, pihak Nintendo masih belum mau memberikan alasannya. Hanya saja, dibalik keputusannya tersebut, jumlah permintaan NES Classic Edition diakui  melambung tinggi. Ia pun menegaskan bahwa konsol tersebut memang telah direncakan untuk tak dilanjutkan kembali.

"NES Classic Edition tidak dimaksudkan untuk dilanjutkan atau produk yang berkepanjangan. Bagaimana pun, karena permintaan yang tinggi kami menambahkan pengiriman ekstra untuk rencana asal kami," lanjutnya.

Selain menghentikan produksi perangkat konsol, Nintendo juga tak akan lagi memproduksi controller untuk NES Classic Edition. Sementara bagi pihak ketiga yang memproduksi aksesori, Nintendo menyerahkan keputusan kepada masing-masing manufaktur.

NES Classic Edition bukan lah satu-satunya konsol yang akan dihentkan produksinya. Pada April tahun lalu, Reuters juga mengabarkan bahwa perusahaan asal Jepang ini akan menghentikan produksi Nintendo Wii U. Masalah pangsa pasar diduga menjadi penyebabnya.

Penjualan Nintendo Wii U pada 2016 diperkirakan hanya berjumlah 800.000 unit atau mengalami penurunan dari 3,26 juta unit di tahun sebelumnya. Namun perangkat ini baru akan dihentikan produksinya pada Maret 2018 mendatang.

Sementara NES Classic Edition terbilang baru seumur jagung. Konsol ini diperkenalkan Nintendo pada 10 November 2016. Padahal konsol tersebut memiliki keunikan dari segi desain dan ketersediaan game. Nintendo membawa nuansa notalgia pada sisi tampilan dan juga 30 game retro di masa lampau.

Sumber: IGN (Foto: BGR)