Tekno dan Fotografi

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, January 31, 2017

3:32 AM

Selamat Jalan Bapak Game Pac-Man


Bapak game Pac-Man, Masaya Nakamura, telah meninggal dunia pada Minggu 22 Januari 2017. Informasi meninggalnya pendiri perusahaan Namco tersebut diumumkan pada hari Senin oleh Bandai Namco. Nakamura meninggal di usia 91 tahun.

Ia dilahirkan di kota Tokyo, Jepang pada 24 Desember 1925. Namco merupakan perusahaan yang ia dirikan pada 1955. Di 2005, perusahaan tersebut melakukan merger dengan pembuat mainan, Bandai. Terbentuklah perusahaan dengan nama Namco Bandai hingga kini.

Saat masih bernama Namco, tepatnya pada 1980, bersama dengan teknisi dan pembuat video game Toru Iwatani, Namco membuat game dengan nama Pac-Man. Game ini merupakan salah satu game terlaris yang pernah ada. 

Berdasarkan data Guiness World Records, sejak dirilis pada 1981 hingga 1987, game tersebut telah dibuat dan dipasang pada 293.822 perangkat. Pihak Namco sendiri mengklaim game Pac-Man telah dimainkan lebih dari 10 miliar kali sejak pertama diluncurkan.

Tokoh Pac-Man yang berupa bulatan berwarna kuning dan mulut yang menganga, terinspirasi dari sebuah pizza yang telah terambil salah satu potongannya. Sementara nama Pac-Man diambil berdasarkan onomatopoeia "Pakku" dalam bahasa Jepang yang menggambarkan suara karakter Pac-Man saat mengunyah mangsanya.

Pac-Man Saat Ini

Dengan pencapaian yang pernah diraih game ini, maka tak heran jika Pac-Man menjadi salah satu game yang legendaris. Bahkan meski telah berusia 37 tahun, Pac-Man masih banyak dimainkan oleh generasi saat ini. 

Di Android, jumlah unduhan aplikasinya telah mencapai 50 juta pengguna. Sementara di iOS, game Pac-Man muncul dengan beberapa versi seperti Pac-Man 256 dan Pac-Man Lite. Di toko aplikasi milik Apple tersebut, Pac-Man 256 malah pernah mendapatkan penghargaan sebagai game terbaik di 2015.

Tak hanya itu, Pac-Man 256 juga masuk dalam daftar 10 game yang paling banyak diperbincangkan di Facebook dan menjadi nominasi dalam game mobile atau handheld terbaik di tahun yang sama.

Meski telah melewati beberapa dekade, pihak pengembang game masih tetap mempertahankan ciri khas tampilannya. Pac-Man di Android dan iOS memiliki rupa seperti pixel dengan tokoh bola berwarna kuning dan karakter hantunya.

Dalam memainkan game ini, Anda akan berperan sebagai bola berwarna kuning dan bertugas untuk memakan titik-titik di sepanjang jalur. Rintangan yang Anda hadapi ialah saat berhadapan dengan hantu. 

(Foto: Pacman)

Hindari sebisa mungkin hantu tersebut agar tokoh Pac-Man yang Anda mainkan tak dimakannya. Untuk dapat melanjutkan ke tahap yang lebih sulit, Anda diwajibkan menyelesaikan tahap pertama dengan memakan semua titik-titik tanpa tersisa.

Orientasi Pada Pengalaman Pengguna

Dalam sebuah wawancara yang ditulis Pacman Museum, penerjemah dan presiden dari anak usaha Namco Ltd di Amerika, Hideuki Nakajina mengatakan bahwa Masaya Nakamura merupakan sosok yang berorientasi pada pengguna.

Setelah mengembangkan prototipe, Nakamura memainkan game Pac-Man untuk diuji secara personal. Dalam uji cobanya, ia berhasil mencapai skor hingga 50.000 poin. Kemungkinan ia merupakan orang pertama yang mencapainya.

"Ia berorientasi pada pengalaman pengguna, tidak seperti perusahaan lainnya yang hanya peduli terhadap keuntungan semata. Sehingga dia secara pribadi menguji game tersebut untuk meyakinkan apakah hal itu seperti yang diinginkan oleh pemain," ungkap Nakajina.

Menurut sang penerjemah, di manapun ia mengembangkan prototipenya, Nakamura akan memainkan Pac-Man hingga 23 jam dalam beberapa hari.

Kendati demikian timbul kekhawatiran dalam diri Nakamura saat game buatannya telah mencapai popularitas. Ia merasa tak senang saat melihat orang-orang, terutama anak muda, yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain Pac-Man.

"Saya sedikit khawatir tentang cara beberapa pemuda memainkannya (Pac-Man) dengan sering. (Saya) tak senang melihat orang-orang menghabiskan banyak waktu untuk memainkannya. Sekali melewati level tertentu, tidak akan baik untuk anak muda," kata Nakamura.

New York Times menyebutkan Nakamura memimpin Namco hanya sampai 2002. Saat terjadi merger dengan Bandai, berdasarkan data perpajakan, ia menjadi orang terkaya ke-68 di Jepang.

Sebagai apresiasi terhadap pencapaiannya, pemerintah Jepang memberikannya penghargaan Order of The Rising Sun pada 2007. Penghargaan tersebut ditujukan bagi seseorang yang memiliki prestasi cemerlang di bidang hubungan internasional, promosi budaya Jepang, serta kemajuan, pembangunan kesejahteraan atau pelestarian lingkungan.

Selamat jalan bapak game Pac-Man, Masaya Nakamura!


Sunday, January 29, 2017

1:27 PM

Gunakan Aturan Ini Agar Foto Tampak Lebih Menarik




Kemampuan memotret di era media sosial memang diperlukan. Hal itu dibutuhkan untuk menarik perhatian pengguna medsos lainnya maupun pengikut yang kita miliki. Untuk memulainya, niat saja tidak cukup. Diperlukan persiapan teknis dan nonteknis lainnya agar foto tampak lebih menarik.

Apa saja yang hal yang dapat memengaruhi foto agar tampak lebih menarik? Berikut ulasan komposisi dalam fotografi yang dirangkum dari Peta Pixel, Minggu (29/1/2017).

Rule of Thirds


Hal mendasar yang harus Anda perhatikan ialah aturan garis sepertiga (rule of thirds). Garis yang membagi-bagi potongan foto menjadi 9 bagian dengan 2 garis yang melintang secara horizontal dan vertikal. Setiap persilangan dari garis tersebut, dapat dijadikan acuan dalam meletakkan objek untuk dipotret.

Garis tersebut biasanya telah tersedia di dalam kamera smartphone maupun kamera digital seperti mirrorless dan kamera saku. Agar foto tampak lebih menarik, posisikan objek pada garis vertikal di sebelah kanan atau kiri. 

Simetris


Aturan ini merupakan kebalikan dari rule of thirds di atas. Jika sebelumnya garis di bagian pinggir menjadi aturan baku, komposisi simetris berusaha mendapatkan tampilan visual yang seimbang. Oleh karena itu, dalam pemotretan objek simetris garis tersebut seolah berada di tengah-tengahnya untuk mengukur keseimbangan posisi objek.

Gunakan Foreground Menarik

Selain background dalam fotografi kita juga mengenal istilah foreground. Berbeda dengan dengan background yang berada di belakang objek, foreground menempatkan benda di bagian depan objek. Hal ini berguna untuk menimbulkan dimensi dan kedalaman visual. Seperti yang terlihat dalam foto berikut ini;


Bebatuan yang ada di sekitar air terjun berguna sebagai foreground agar foto tersebut memiliki kesan dinamis dan tak terlihat datar. Sehingga foto yang dihasilkan akan terasa seperti gambar 3 dimensi.

Framing

Framing atau membingkai merupakan teknik yang membutuhkan kejelian mata. Anda akan ditutut untuk melihat objek menarik melalui bingkai-bingkai alami yang ada di sekitar seperti jendela, gapura, dan benda lainnya yang memiliki ruang di bagian tengah.

Meski tak memuat keseluruhan bidang yang dipotret, namun teknik framing juga dapat memberikan tampilan dengan dimensi yang lebih dalam.

Garis Penuntun

Layaknya petunjuk jalan, garis penuntun dalam fotografi juga dapat memberikan arahan bagi mata. Hal ini berguna untuk menunjukkan objek yang terpusat dan menjadi titik utama dari sebuah foto. Anda dapat menggunalan garis penuntun di sekitar seperti barisan gedung, garis pada keramik, atau jalan, dan lainnya.

Sisihkan Ruang Negatif



Ruang negatif atau disebut negative space merupakan area kosong yang bukan menjadi objek utama. Fungsi dari area ini ialah untuk memberikan kesan minimalis dan menghindari objek dari gangguan benda lainya. Hal itu berguna untuk meminimalisir adanya kesalahan fokus dan memisahkan benda yang menjadi objek utama.

Segitiga Emas


Salah satu aturan yang cukup rumit untuk digunakan ialah golden triangle atau segitiga emas. Itu karena garis penentu dalam teknik ini tampak kompleks dan sulit digambarkan. Garis segitiga emas melintas secara diagonal dari kiri ke kanan atau sebaliknya. 

Di tiap sudut yang tak terlintasi, terdapat garis bersambungan yang menjadi bagian dari garis diagonal tadi. Garis-garis tersebut dapat dijadikan patokan untuk menempatkan objek agar foto terlihat menarik.

Sebenarnya masih banyak lagi teknik komposisi dalam fotografi yang belum sempat saya tuliskan di sini. Hanya saja dalam hal komposisi, Anda hanya perlu meracik beragam objek yang terekam, menjadi sebuah gambar yang menarik.

Dengan mengikuti aturan di atas, secara teknis Anda telah menghasilkan foto yang baik untuk diunggah ke media sosial.