Tekno dan Fotografi

Post Top Ad

Post Top Ad

Monday, September 21, 2015

9:14 AM

Curug Baligo; Pesona Air terjun Tersembunyi di Kabupaten Majalengka

Curug Baligo Majalengka
Kabupaten Majalengka terkenal dengan wisata alamnya yang beragam mulai dari paralayang, perkebunan teh, curug atau air terjun hingga talaga atau danau. Sebagian besar keindahan alamnya masih terjaga dan alami.

Salah satu destinasi yang banyak dikunjungi ialah objek wisata air terjun atau biasa disebut Curug. Jumlah air terjun yang berada di Kabupaten Majalengka cukup banyak, hal itu karena letak geografisnya yang berdekatan dengan gunung Ciremai, banyak aliran sungai yang bersumber dari perbukitan di sekitar lereng Gunung Ciremai.

Meski terkenal dengan Curug Maja, ternyata Kabupaten Majalengka masih memiliki wisata air terjun yang tak kalah indahnya. Curug Baligo atau Air terjun Baligo, merupakan objek wisata air terjun yang terletak di Desa Padaherang, Kecamatan Sindangwangi atau lebih tepatnya berada di Blok Baligo.

Akses jalan menuju tempat wisata cukup mudah dilalui dan beraspal. Jarak tempuh dari Kota Cirebon maupun Majalengka hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di lokasi. Meski begitu, saya sarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua. Selain jalan yang sempit, luas parkiran pun sangat terbatas. Anda hanya akan diminta uang parkir untuk masuk ke lokasi objek wisata.

Akses jalan masuk menuju air terjun berada ditengah perkampungan dan hanya terpasang sebuah banner. Anda sebaiknya banyak bertanya kepada warga sekitar agar tidak terlewati. Selain itu, bawalah bekal dan minuman secukupnya karena di lokasi objek wisata masih minim pedagang yang menjajakan perbekalan.

Dari lokasi parkiran kendaraan, anda harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak untuk sampai ke lokasi dimana air terjun berada. Perjalanan ditempuh sekitar 10 menit dengan disuguhkan pemandangan sawah dan bukit-bukitnya. 

                Ketinggian Curug Baligo mencapai 30 meter     
Untuk bisa mendekat ke sumber air terjun, anda harus melewati jembatan yang terbuat dari bambu. Jembatan tersebut dibuat alakadarnya oleh warga, sehingga anda harus berhati-hati melewatinya karena pijakannya cukup licin. 

Suasana asri pegunungan masih terasa. Rimbunnya pepohonan juga menambah kesejukan tempat ini. Sayangnya meski belum banyak pengunjung yang datang, sampah botol plastik dan makanan ringan cukup banyak dibuang begitu saja.

Curug Baligo Wisata Majalengka
Selepas pulang sekolah anak-anak SMP ini memilih bermain disekitar Curug.

Berhati-hatilah ketika menginjak bebatuan. Selain basah bebatuan di sekitar curug juga berlumut, sehingga cukup licin saat diinjak. Agar tidak bosan dengan pemandangan air terjun, anda bisa melihat ke sekeliling, terdapat beberapa hewan kecil seperti capung dan burung yang bisa dijadikan objek memotret.

Jenis Jenis capung
Diantara serangga dan hewan kecil lainnya, capung adalah hewan yang cukup mudah dipotret

Walaupun masih belum dikenal banyak orang, tetapi keindahan air terjun dan sejuknya udara di Curug Baligo wajib anda kunjungi untuk sekedar melepas penat, hunting foto, mapun rekreasi bersama keluarga.

*Foto tersebut diambil awal tahun 2015. Jika terdapat informasi terkini mengenai Curug Baligo mohon cantumkan di kolom komentar 


Wednesday, September 16, 2015

9:41 AM

Mark Zuckerberg: Kami Tidak Ingin Membuat Tombol Dislike


Kehadiran tombol "Dislike" memang ditunggu oleh banyak pengguna Facebook. Hal itu diungkapkan Mark Zuckerberg, sang pendiri, dalam sebuah acara di Menlo park, California. Melalui acara tersebut, ia menyebutkan bahwa selama ini banyak pengguna yang meminta adanya tombol "Dislike." Ia juga mengungkapkan akan ada tombol fitur baru di situs micro blogging miliknya.

Namun alih-alih mewujudkan fitur yang ditunggu oleh penggunanya, Mark justru memberi tahu bahwa kehadiran tombol tersebut bukanlah tujuan dari dibuatnya Facebook. "Kami tidak ingin membuat tombol "Dislike" karena kami tidak ingin Facebook menjadi sebuah forum dimana orang-orang memberikan suara negatif terhadap postingan orang lain. Hal tersebut, bukanlah sebuah komunitas yang tidak ingin kami ciptakan." ungkapnya.

Dilansir dari TechCrunch (16/09/2015) facebook justru berniat menghadirkan sebuah tombol empati yang mana penggunanya bisa mengungkapkan perasaan yang sama ketika mengetahui kabar tentang kesedihan atau berita duka. Tombol Like maupun Dislike disadari akan memberikan ekpresi yang ambigu. Contohnya, ketika terjadi bencana alam, apakah kita menyukai tragedi yang terjadi? apakah kita menyukai adanya korban? begitupun dengan tombol Dislike, apakah kita tidak menyukai tragedinya, atau pengguna yang memposting informasi tersebut?

Berikut pernyataan asli Mark Zuckerberg saat menghadiri acara di markas Facebook tersebut;

You know, I think people have asked about the Dislike button for many years and probably hundreds of people have asked about this. Today is a special day because today is the day where I actually get to say that we’re working on it, and are very close to shipping a test of it.
You know, it took us awhile to get here. Because you know, we didn’t want to just build a Dislike button because we don’t want to turn Facebook into a forum where people are voting up or down on people’s posts. That doesn’t seem like the kind of community we want to create. You don’t want to go through the process of sharing some moment that’s important to you in your day and then have someone down vote it. That isn’t what we’re here to build in the world.
But over the years of people asking for this, what we’ve kind of come to understand is that people aren’t looking an ability to downvote other people’s posts. What they really want is to be able to express empathy.
Not every moment is a good moment, right? And if you are sharing something that is sad, whether it’s something in current events like the refugee crisis that touches you or if a family member past away, then it might not feel comfortable to Like that post. But your friends and people want to be able to express that they understand and that they relate to you.
So I do think that it’s important to give people more options than just Like as a quick way to emote and share what they’re feeling on a post, so we’ve been working on this for awhile. It’s surprisingly complicated to make an interaction that you want to be that simple. But we have an idea that we think we’re going to be ready to test soon, and depending on how that does, we’ll roll it out more broadly.
But thank you for all the feedback on this over the years. I think we’ve finally heard you and we’re working on this and hopefully we will deliver something that meets the needs of our community

Sebelumnya, facebook juga telah memiliki sebuah fitur yang disebut "Recommended." Yaitu tombol fitur untuk berbagi kisah tragedi kepada orang-orang. Namun fitur tersebut nampaknya masih belum banyak diketahui. 


Sumber: TechCrunch